Erased, Bad Ending atau Good Ending?

Anime Erased, Bad Ending atau Good Ending?

Jika kamu baru saja menyelesaikan atau telah menonton anime Boku dake ga Inai Machi (atau yang lebih dikenal dengan Erased), kemungkinan besar kamu juga sedang merasakan salah satu atau kedua dari hal berikut: tersenyum dengan rasa puas, atau kecewa yang dikarenakan plot akhir dari cerita.

--- Blog ini mengandung spoiler dari anime Erased ---

Bad Ending atau Good Ending?

Erased
Sejak dirilis pada tahun 2016, ending dari anime Erased hingga kini tetap menjadi topik hangat. Banyak yang mengatakan bahwa ending ini adalah ending yang "sampah", sementara yang lain menyebutnya sebagai suatu mahakarya realisme. Dikarenakan banyaknya perbedaan pendapat ini, kita akan membahasnya dalam blog ini. Jadi, akhir manakah yang benar? Apakah ini bad ending atau good ending? Simak penjelasannya.

A. Bad Ending

Banyak penonton yang kesal dengan ending dari anime ini adalah karena alasan utamanya berasal dari karakter Kayo Hinazuki. Setelah semua perjuangan Satoru melintasi waktu, mempertaruhkan nyawa, dan membangun ikatan emosional dengan Kayo, kita mendapati bahwa Kayo telah menikah dengan Hiromi (salah satu sahabat Satoru). Hal ini diketahui setelah Satoru kehilangan kesadaran dan masa mudanya (koma selama 15 tahun). Dia bangun dengan kondisi fisik yang lemah, sementara teman-temannya sudah menjalani hidup mereka. Bagi banyak penonton, ini seperti hukuman untuk Satoru.

"Bayangkan, menyelamatkan orang dari maut, koma belasan tahun, dan saat bangun ia menggendong bayi hasil dari pernikahan dengan temanmu sendiri. Sakitnya seperti menyelamatkan masa depan orang lain, tapi kehilangan masa depanmu sendiri. Sungguh dalam, dan sulit rasanya dijelaskan."

B. Good Ending

Jika kita melihat dari perspektif lain misalkan dari sudut pandang narasi dan perkembangan karakter, cerita Erased sebenarnya cukup bagus. Alasan utamanya karena sejak awal tujuan dari Satoru adalah menyelidiki kasus dan menyelamatkan nyawa ibunya, bukan untuk menjalin asmara. Dikarenakan Kayo hidup, memiliki keluarga yang bahagia, dan tidak lagi menjadi korban kekerasan, rasanya itu menjadi keberhasilan bagi Satoru.

Alasan lainnya, jika kita mengharapkan Kayo untuk menunggu Satoru selama 15 tahun dengan kondisi koma yang tidak pasti, rasanya seperti Kayo terlalu egois dan tidak realistis. Keputusan Kayo untuk terus menjalani kehidupannya adalah bukti bahwa Satoru berhasil memberinya "masa depan" yang layak untuk ia jalani.

Selain itu, kita jangan lupakan adegan terakhir di bawah jembatan, yang di mana Satoru bertemu kembali dengan Airi, gadis yang mempercayainya di masa depan. Ini adalah simbol bahwa Satoru akhirnya mendapatkan kesempatan kembali untuk memulai hidupnya sendiri. PEAK.

C. Kesimpulan

Secara objektif, Erased memiliki good ending. Secara emosional? Ya, mungkin sedikit pahit (bittersweet). Tapi inilah yang dinamakan cerita, kadang, kita bisa menerimanya, kadang kita bisa menolaknya. Itulah yang disebut pengalaman emosional (subjektivitas). Jika kita mencari cerita yang dianggap bagus oleh semua orang, mungkin itu tidak akan pernah atau memang tidak akan ada. Jadi, nikmatilah cerita selagi kamu mampu untuk merasakannya.

Kalau menurut kalian sendiri gimana? Masih tim gagal move on atau tim yang bisa menerima kenyataan? Tulis di kolom komentar ya!


Baca juga:

Komentar

Postingan Populer