Nama dan Urutan Planet dalam Sistem Tata Surya Kita

Nama dan Urutan Planet dalam Sistem Tata Surya Kita

Tahukah kamu bahwa 1 hari di planet Venus sama dengan sekitar 243 hari di Bumi? Yak, kamu tidak salah dengar. Itu adalah satu dari banyaknya fakta-fakta unik mengenai planet yang ada di Tata Surya kita. Tata Surya kita memiliki luas yang besar. Diperkirakan, diameter Tata Surya kita jika pusatnya Matahari adalah sekitar 15 trilliun kilometer atau hampir 2 tahun cahaya. Namun, hanya ada 8 planet yang diakui berdasarkan syarat planet yang diatur oleh International Astronomical Union (IAU).

Urutan Planet Paling Dekat dengan Matahari

Urutan Planet
Bagaimana urutan planet berdasarkan planet yang paling dekat dengan Matahari? Berikut adalah daftarnya:

1. Merkurius

Merkurius atau Utarid adalah planet yang paling dekat dengan Matahari. Jaraknya dengan Matahari adalah sekitar 57 juta kilometer. Sedangkan jarak Merkurius ke Bumi adalah sekitar 92 juta kilometer. Selain itu, Merkurius adalah planet paling kecil dalam Tata Surya kita. Dengan diameter sebesar 4879 km di katulistiwa, Merkurius terdiri dari 70% logam dan 30% silikat. Periode revolusi planet ini merupakan yang terpendek dari semua planet di Tata Surya, yakni 87,79 hari.

2. Venus 

Planet kedua yang paling dekat dengan Matahari adalah Venus. Nama "Venus" berasal dari nama dewi cinta dan kecantikan dalam mitologi Romawi. Venus menjadi salah satu objek alami tercerah yang dapat kita amati di langit malam. Venus juga menjadi planet terpanas dalam Tata Surya karena memiliki rata-rata suhu 462°C. Seperti yang dijelaskan diawal, 1 hari di planet Venus sama dengan sekitar 243 hari di Bumi karena rotasinya yang sangat lambat dan berlawanan arah.

3. Bumi

Bumi

Planet ketiga yang terdekat dengan Matahari adalah Bumi, rumah dan tempat kita lahir. Bumi sering dijuluki sebagai "Planet Biru" karena 70% lebih permukaannya ditutupi oleh air (lautan). Walaupun begitu, terdapat jutaan kehidupan yang ada dalam planet ini. Bumi menjadi planet kelima terpadat dan terbesar dari delapan planet dalam Tata Surya kita. Oleh sebab itu, kita harus bersyukur karena telah lahir di planet ini.

4. Mars 

Mars adalah planet terdekat keempat dari Matahari. Nama "Mars" berasal dari dewa perang Romawi, Mars. Mars sering disebut "Planet Merah" karena planet ini dari jauh tampak kemerah-merahan. Dipermukaan Mars, terdapat kawah, gunung berapi, lembah, gurun, dan tudung es. Planet ini memiliki 2 satelit yaitu Fobos dan Deimos.

5. Jupiter 

Jupiter

Planet kelima terdekat dari Matahari setelah Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars adalah planet Jupiter. Nama planet ini berasal dari dewa Jupiter dalam mitologi Romawi. Jupiter adalah planet terbesar di Tata Surya karena memiliki volume 1,4313×1015 km³ atau 1321,3 kali dari ukuran planet Bumi. Jupiter sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium. Jupiter memiliki cincin tipis yang terdiri dari tiga bagian: cincin halo, cincin utama yang relatif terang, dan cincin gossamer. Di Jupiter, terdapat badai raksasa yang kini sudah berusia ratusan tahun. Rotasi dari Planet Jupiter sangat cepat (kurang dari 10 jam). 1 Hari di Jupiter terasa sangat singkat, namun satu tahun di Jupiter (revolusi) setara dengan hampir 12 tahun di Bumi.

6. Saturnus 

Saturnus adalah planet keenam terdekat dari Matahari dan merupakan planet terbesar kedua di Tata Surya setelah Jupiter. Saturnus terkenal karena sistem cincinnya yang luas dan mencolok di tata surya, terdiri dari miliaran partikel es, batu, dan debu. Saturnus memiliki setidaknya 146 bulan, dengan Titan sebagai yang terbesar, yang memiliki atmosfer tebal dan menampung danau metana. Saturnus adalah planet dengan kepadatan terendah di tata surya. Kepadatannya lebih rendah dari air, artinya jika ada lautan yang cukup besar, planet ini akan mengapung. Hal ini dikarenakan Saturnus sebagian besar terdiri dari hidrogen dan helium, menjadikannya raksasa gas yang cukup cantik.

7. Uranus 

Uranus

Planet ketujuh dari Matahari adalah Uranus. Nama "Uranus" berasal dari tokoh mitologi Yunani, Ouranos. Uranus merupakan satu-satunya planet yang namanya berasal dari tokoh dari mitologi Yunani bukan dari mitologi Romawi. Uranus mengitari Matahari sekali dalam 84 tahun. Artinya 1 tahun di Uranus sama dengan 84 tahun di Bumi. Selain itu, Uranus mempunyai sistem cincin planet yang rumit. Cincin-cincin tersebut tersusun dari partikel yang sangat gelap, yang beragam ukurannya dari mikrometer hingga sepersekian meter. Hingga kini, hanya satu wahana antariksa, Voyager 2, yang pernah melintas dekat Uranus pada tahun 1986.

8. Neptunus 

Planet terjauh dari Matahari di Tata Surya adalah planet Neptunus. Planet ini merupakan planet terbesar keempat setelah planet Uranus. Neptunus ditemukan pada tanggal 23 September 1846. Planet ini dinamai dari dewa lautan Romawi. Karena jaraknya yang jauh dari Matahari, atmosfer luar Neptunus merupakan salah satu tempat terdingin di Tata Surya, dengan suhu terdingin −218 °C (55,1 K). Warna biru yang intens dari planet ini berasal dari metana di atmosfernya. Angin di planet ini bisa mencapai 9 kali lebih kencang daripada di Bumi, menjadikannya planet paling berangin. Tekanan atmosfer yang sangat tinggi di Neptunus dapat mengubah karbon menjadi berlian, yang kemudian jatuh sebagai hujan berlian ke intinya. Jadi, walaupun kamu pergi dan mengumpulkan berlian sebanyak-banyaknya di planet tersebut, kamu mungkin tidak akan pernah bisa membawanya kembali ke Bumi.

Jadi itulah urutan planet berdasarkan yang paling dekat dengan Matahari. Apakah kamu tertarik pergi ke planet lain? Tulis pendapatmu di kolom komentar dibawah!


Baca juga:

Komentar